Selasa, 03 April 2012

Pendidikan Masyarakat dan Program Paud “ KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA “

MAKALAH
“ KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA “

NAMA KELOMPOK :
VINA STESYA                           (111034012)
AMINAH                                  (111034025)
ALIEN NICE KAPINANCI     (111034026)
NADHIRO                                (111034206)
DEVI IRAWATI                       (111034210)
MOHAMMAD ANGGA        (111034213)

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa, bahwa kami dapat menyusun makalah tentang PAUD dengan tepat waktu. Makalah ini kami susun dalam rangka tugas mata kuliah pendidikan masyarakat.Makalah ini kami susun berdasarkan hasil observasi dan hasil wawancara di KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA.
Kami berharap makalah mengenai “ KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA “ ini dapat memberikan ilmu dan informasi kepada teman-teman dalam berbagai bentuk pendidikan.
Kami berterima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dalam terselesainya makalah ini .Kami  juga berterima kasih kepada Ibu Wiwin Yulianingsih, SPd., M.Pd dan Ibu Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si  selaku dosen pembimbing dalam mata kuliah pendidikan masyarakat. Demikian semoga makalah ini dapat bermanfaat sebagai penunjang dan memberikan manfaat bagi pembaca.
Wassalamualaikum Wr.Wb

                                                                                                   Surabaya, 02 April 2012


Penulis


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR  ……………………………………………………………………………………………..              i
DAFTAR ISI  …………………………………………………………………………………………………………              ii
BAB I   PENDAHULUAN
1.1 L  lATAR BELAKANG  ………………………………………………………….               1
1.2tT   TUJUAN  ……………………………………………………………………….              2
1.3     MANFAAT  …………………………………………………………………….              2
BAB II  KAJIAN PUSTAKA
2.1.PENGERTIAN.PAUD  …………………………………………………......             3
2.2.LANDASAN.YURIDIS.TENTANG.PAUD  ……………………………               4
BAB III PEMBAHASAN
3.1.PROFIL LEMBAGA PAUD  ……………………………………………..                6
3.2       10 PATOKAN DIKMAS TENTANG PAUD  ………………………              10
BAB IV PENUTUP
4.1       KESIMPULAN  ………………………………………………………              15
4.2       SARAN  ………………………………………………………………               15




BAB I
PENDAHULUAN

1.1      LATAR BELAKANG
Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan  proses pembelajaran agar peserta didik aktif dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya.  Anak adalah titipan Tuhan yang harus di jaga dan di didik agar ia menjadi manusia yang berguna dan tidak menyusahkan siapa saja. Secara umum anak mempunyai hak dan kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya terutama dalam bidang pendidikan. Setiap anak dilahirkan bersamaan dengan potensi-potensi yang dimilikinya
Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak. Pendidikan pra sekolah sesuai dengan peraturan pemerintah No. 27 tahun 1990 di selenggarakan untuk membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik sebelum memasuki pendidikan dasar.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ditujukan pada anak usia 0-6 tahun yang diselenggarakan pada jalur Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dengan tujuan mempersiapkan anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga pada saat memasuki jenjang penddidika sekolah dasar benar-benar siap baik secara fisik maupun psikologi.
Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah tahun-tahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya sebagai stimulans terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosialnya. Untuk itu pendidikan untuk usia dini dalam bentuk  pemberian rangsangan-rangsangan (stimulasi) dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak.

1.2      TUJUAN
            Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Meningkatkan kualitas pendidikan pada anak usia dini
2.      Menambah wawasan tentang pembelajaran anak usia dini
3.      Meningkatkan peran serta orang tua, warga masyarakat dan organisasi / lemnaga dalam pengembangan Anak Usia Dini ( PAUD ).
4.      Meningkatkan pelayanan sedini mungkin bagi anak usi 0-6 tahun.
5.      Meningkatkan kesadran orang tua, keluarga dan masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi anak sejak dini.

1.3      MANFAAT
            Manfaat dari adanyan kelompok bermain di Pandegeling :
a.         Untuk mengembangkan daya kreatifitas pada anak.
b.         Untuk menumbuhkan karakter karakter pada anah sedini mungkin.
c.         Untuk  mengetahui perkembangan anak. 





BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1      PENGERTIAN PAUD
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Usia dini merupakan usia emas untuk menyerap berbagai materi termasuk membaca dan berhitung. Kegiatan PAUD yang dilakukan di kelompok bermain, penitipan anak atau satuan PAUD yang lainnya seharusnya dapat dijalani anak dengan rasa senang tanpa paksaan. Orang tua atau pendidik hanya menjadi fasilitator yang memberikan pilhan kepada anak , bukan memaksanya.
Masa – masa prasekolah inilah berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.Program prasekolah disiptakan untuk membantu, mengarahkan anak dalam pembelajaran. Di dalam proses pembelajaran pada anak usia, jangan sekali – kali mengucapkan kata – kata negative, seperti “jangan, tidak boleh, nakal dan yang lainnya”. Sebaiknya ucapkanlah kata – kata positif. Perlakuan terhadap anak usia dinisebaiknya lebih sarat dengan rangsangan berupa permainan, sebab dunia anak adalah permainan. Larangan pada anak hanya diberikan bilamana aktifitas sang anak mengancam keselamatannya seperti bermain gunting ataupun korek api.
Maka dari itu, hasil yang diharapkan dari PAUD adalah anak mendapatkan rangsangan dan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Anak yang mempunyai bakat, minat dan potensi yang tidak terbatas akan berdampak pada suasana hatinya, terpenuhi kebutuhan dasarnya dan kaya akan stimulasi.

2.2      LANDASAN YURIDIS TENTANG PAUD
v    Pembukaan UUD 1945 ;
“ Salah satu tujuan kemerdekaan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa “

v    Amandemen UUD 1945 pasal 28 C
“ Setiap anak berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.”

v    UU No. 23/2002 Tentang Perlindungan Anak Pasal 9 ayat (1)
“ Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minta dan bakat.”
v    UU No 20/2003 pasal 28
a.      Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.
b.      Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, dan/atau informal.
c.       Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.
d.      Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan non formal berbentuk kelompok bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.
e.      Pendidikan anak usia dini pada jalur informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

v    Pemerintah Indonesia memiliki komitmen terhadap program Education For All yang telah ditandatangani pada waktu konferensi Internasional di Dakkar, Senegal, pada tahun 2000, yang salah satu isinya adalah sepakat untuk “ memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak usia dini, terutama bagi anak – anak yang sangat rawan dan kurang beruntung ”.










BAB III
PEMBAHASAN

3.1      PROFIL LEMBAGA
A.         PROFIL LEMBAGA
Nama Sekolah                         :  KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA
No. Statistik                             :  002056003069
Provinsi                                   :  JATIM          
Otonomi daerah                     :  SURABAYA
Kecamatan                              :  TEGAL SARI
Kelurahan                                :  DR. SOETOMO
Alamat                                    :  PANDEGILING 217, 031-5662654
KODE POS                               :  60264
Status Sekolah                         :  SWASTA
Kelompok Sekolah                   :  KB & TK
Akreditasi                                :  A = 98,50
Surat Keputusan                      :  NO 421.2/2908/436.5.6/2007.
                                                Ditanda tangani oleh Drs. H. Sahudi. M. Pd
Tahun berdiri                          :  2004
Kegiatan belajar mengajar     :  Pagi
Bangunan Sekolah                  :  Milik Sendiri
Lokasi Sekolah                         :  jl. Pandegiling no.217
   RT/RW : 01/05
Jarak ke pusat kecamatan      :  5 km
Jarak ke pusat otoda               :  3 km
Terletak pada lintasan            :    Kabupaten
Luas tanah                               :  860 cm2
Luas bangunan                        :  283 cm2
Organisasi penyelenggara      :  YAYASAN

B.         SEJARAH KB – TK KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA
“KB-TK Khadijah Pandegiling di bawah naungan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah Surabaya”. KB-TK Khadijah Pandegiling berlokasi di jalan pandegiling no.217 surabaya, berdiri pada tahun 2004 dengan jumlah murid 16 siswa. Alhamdulillah, dengan berjalannya waktu dan upaya memperbaiki mutu pendidikan KB-TK Khadijah Pandegiling diminati masyarakat.“KB-TK Khadijah Pandegiling di pimpin oleh ibu Dra.Hj. Suhartin sejak tahun 2004. Beliau adalah sosok  pimpinan yang memiliki pengalaman di kalangan Yayasan Pendidikan dan Sosial NU Khadijah. Dengan pengalaman yang luar biasa menjadi seorang pimpinan, beliau sekarang membawahi  16 guru dengan latar belakang pendidikan sarjana dan 2  karyawan yang memiliki kualifikasi menguasai pekerjaannya dengan baik.”

B.         PROFIL PARA GURU DAN KARYAWAN
1.Kepala Sekolah PG TK khadijah Pandegiling
Nama        : Dra. Hj Suhartin
Ttl              : Rembang, 2 Maret 1959
Alamat      : Jl. Sidosermo III No. 35 B
Pendidikan : S-1 Pendidikan Sosial
Mulai Dinas : 19 Juli 2004

2. Wakil Kepala Sekolah
Nama : Asmaul Husna, S.Pd
Ttl : Gresik, 2 September 1984
Alamat : Jl. Manunggal 36 Sembayat
Pendidikan : S-1 Bahasa Indonesia
Mulai Dinas : 19 Juli 2004

3. Tata Usaha
Nama : Sugiati Ningsih, A.Md
Ttl : Surabaya, 28 Maret 1984
Pendidikan : D-3 Bahasa Inggris
Mulai Dinas : 30 Oktober 2009

4. Guru Kelompok Bermain
Nama : Fajjarini kartikasari
Ttl : Surabaya, 17 april 1980
Pendidikan : S-1 Bahasa Indonesia
Mulai Dinas : 1 April 2007

5. Guru Konseling
Nama : Dra. Dessy Setiawati
Ttl : Jakarta, 22 Desember 1966
Pendidikan : S-1
Mulai Dinas : 1 Juli 2007

6. Guru Pendamping Kel. bermain
Nama : Novie R. Rachmayatty, S.Sos
Ttl : Bandung, 8 November 1980
Pendidikan : S-1 Komunikasi
Mulai Dinas : 1 Juli 2009

C.         VISI & MISI KB – TK KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA
VISI :
Membangun Fondasi Anak Didik Dengan Mengembangkan Kecerdasan Intelektual, Emosional.
MISI :
v    Memberikan pendidikan aqidah sedini mungkin pada anak didik melalui berbagai pendekatan alamiah dan ilmiah serta mengikuti taraf perkembangan yang telah dicapai
v    Mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan (intelektual, emosional, sosial dan moral) anak secara terpadu dan seimbang.
v    Mengembangkan suatu proses pendidikan yang memberikankesempatan anak untuk melakukan aktivitas bermain sambil belajar
v    Menyediakan berbagai fasilitas pendidikan yang bernuansa islami sebagai bentuk pendidikan yang berbasis agama islam

3.2      10 PATOKAN DIKMAS
1.           Warga Belajar
Warga belajar adalah warga masyarakat yang membutuhkan dan menginginkan untuk belajar.Warga belajar di KB KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA terdiri dari Bunda (sebutan untuk guru) sebanyak 4 orang dan muridnya sebanyak 22 orang.Mayoritas bunda dan murid – muridnya berasal di lingkungan sekitar yaitu didaerah Pandegiling Surabaya.

2.           Ragi Belajar / Motivasi Belajar
Ragi Belajar ini bertujuan untuk memotivasi para murid yang merasa kurang percaya diri dalam proses pembelajaran agar murid dapat termotivasi dan bersemangat didalam proses pembelajaran. Didalam KB Khadijah, didalam proses pembelajaranya anak – anak diberikan pembelajaran melalui permainan, jadi anak – anak tidak merasa bahwa dirinya sedang belajar. Disamping itu para bunda memberikan pendekatan secara pribadi kepada anak – anak yang mempunyai masalah dalam proses pembelajarannya.



3.           Sumber Belajar
Sumber belajar adalah warga belajar yang memiliki pendidikan yang cukup untuk mengabdikan dirinya membantu pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat di kelompok belajar.Sumber belajar di KB Khadijah Pandegiling, yaitu Bunda (Guru) sebanyak 4 orang.

4.           Paguyuban Kegiatan
Paguyuban Kegiatan adalah para warga belajar yang menghimpun kelompok dalam kegiatan.Di dalam KB Khadijah, para bunda mengadakan perkumpulan istighosah setiap satu semester sekali.

5.           Pamong Belajar
Pamong Belajar adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang  dan  hak   secara  penuh  oleh  pejabat  yang  berwenang  untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam rangka pengembangan model dan  pembuatan percontohan serta penilaian dalam rangka pengendalian mutu dan dampak  pelaksanaan program pendidikan luar sekolah. Pamong Belajar di KB Khadijah adalah guru (bunda) yang berjumlah 4 orang .

6.           Tempat Belajar
Tempat Belajar adalah tempat untuk melakukan proses pembelajaran. Proses pembelajaran di KB Khadijah berlangsung di dua tempat yaitu input dan output. Proses pembelajaran secara input dilakukan di dalam ruangan atau kelas dan proses pembelajaran secara output dilakukan diluar kelas atau di halaman sekolah yang meliputi aktivitas motorik kasar. Tempat belajarnya sangat nyaman dan aman bagi anak – anak.

7.           Sarana Belajar
Sarana Belajar adalah alat atau bahan yang digunakan dalam proses pembelajaran. Sarana belajar di KB Khadijah meliputi  :
a.      Sentra Balok
Sentra dimana anak – anak mengembangkan daya kreatifitasnya melalui permainan. Didalam proses pembelajaran anak – anak dibiarkan bermain sesuai keinginannya dan para guru hanya mendampingi dan mengarahkan anak – anak.
b.      Sentra Musik
Sentra music adalah sentra dimana anak – anak menuangkan gagasannya melalui gerakan dan laguserta memperluas pengetahuan anak melalui irama.
c.       Sentra Bermain Peran
Sentar dimana anak – anak di beri kesempatan untuk memainkan peran sesuai dengan keinginannya serta mengembangkan daya khayalan mereka.

d.      Sentra Imtaq
Di dalam sentra imtaq anak – anak diajarkan akan pengetahuan agama dan moral.
e.      Sentra Bahan Alam
Sentra dimana anak – anak mengembangkan sensorimotorik dan pengelolahan akan bahan limbah

8.           Dana Belajar
              Sumber dana belajar yaitu :
v  SPP yang dikenakan biaya 270.000/anak
v  Pada tahun 2009 mendapat sumbangan dari pemerintah sebesar 150 juta

9.           Program Kegiatan Belajar
            Menggunakan kurikulum berciri khas yang merupakan perpaduan antara Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, Kurikulum Yayasan Khadijah. Menggunakan Metode Pembelajaran BCCT (pembelajaran yang berpusat dalam kelas-kelas sentra dengan moving class).Menggali dan mengoptimalkan potensi kecerdasan jamak (Multiple Intelegence) pada anak.
a.      KURIKULUM :
Kurikulum disusun disesuaikan dengan 9 potensi kecerdasan anak :
Cerdas Diri                                    Cerdas Sosial                           Cerdas Alam
Cerdas Kata                       Cerdas Angka
Cerdas Musik                    Cerdas Olah Tubuh
Cerdas Spatial                   Cerdas Spiritual
KURIKULUM KHUSUS :
Kurikulum yang dibuat meruakan ciri khas sekolah Khadijah Yaitu Kurikulum Agama yang meliputi Aqidah, Akhlak dan Ibadah
b.      Ekstra Kurikuler
Seni Tari, Lukis, Komputer, Bahasa Inggris, Renang dan Drum Band

10.         Hasil Belajar
            Hasil belajar diharapkan dapat mengembangkan daya kreatifitas pada anak. Selain itu juga para murid – murid mempunyai prestasi tersendiri yaitu :
Juara I,III,        : Lomba Baca Puisi Tingkat Jawa Timur   Harapan I
Juara Umum  “Festival Anak Islam”
Nominasi Lomba Menggambar dan mewarnai Kedutaan Besar Rusia        
Juara I,II          : Lomba Fashion Busana Muslim       
Juara II            : Lomba Baca Puisi Kelompok Kec.Tegalsari
Juara II            : English Kids
Juara III           : Lomba Mewarnai Tingkat Kecamatan
Juara III           : Lomba Menggambar dan Mencocok
                        Tingkat Kecamatan dan Kota
Juara I                         : Lomba Fashion Busana Muslim Tropy Walikota
Juara I              : Lomba Drum band tingkat kota Surabaya
Juara II            : karnaval dalam rangka hari pahlawan








BAB IV
PENUTUP

4.1 KESIMPULAN
PAUD merupakan lembaga belajar bagi anak usia dini. Didalam proses pembelajarannya, anak – anak diarahkan sesuai dengan kreatifitasnya dan tanpa ada paksaan dari pihak lain. Hasil yang diharapkan dari PAUD adalah anak mendapatkan rangsangan dan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Anak yang mempunyai bakat, minat dan potensi yang tidak terbatas akan berdampak pada suasana hatinya, terpenuhi kebutuhan dasarnya dan kaya akan stimulasi.
KB KHADIJAH PANDEGILING merupakan KB yang cocok sebagai panutan bagi paud yang lain. Factor yang mendukung itu semua adalah sarana prasarana, sumber belajar, motivasi dalam belajar, program kegiatan belajar serta hasil dari proses pembelajaran tersebut. Selain itu juga didalam proses pembelajaran anak – anak diajarkan untuk mengembangkan daya kreatifitasnya melalui permainan – permainan.
Para bunda yang ada di KB KHADIJAH PANDEGILING menerapkan sikap untuk tidak mengucapkan kata – kata negative pada anak – anak melainkan kata – kata positif. Selain itu juga mereka diajarkan untuk berbicara bahasa Inggris sejak usia dini.

4.2      SARAN
1.      Agar meningkatkan kualitas peserta didik lebih bagus lagi
2.      Agar dapat memberikan contoh yang baik sebagai panutan paud yang lainnya
3.      Dalam proses belajar
 mengajar jangan memberikan waktu yang lama, karena bisa membuat anak itu jenuh.
 www.worldmuammar.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar